MUI Sampang: Puluhan Pelaku UMKM Daftar Sertifikasi Halal di Posko Bazar Takjil Ramadhan
MUI SAMPANG, — Puluhan pelaku usaha di Kabupaten Sampang mulai mendaftarkan produknya untuk memperoleh sertifikat halal melalui Posko Pelayanan Sertifikasi Halal yang dibuka di arena Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal di Alun-alun Trunojoyo.
Sejak hari pertama dibuka, posko layanan yang diinisiasi bersama Diskopindag, Kemenag, dan MUI Sampang tersebut langsung diserbu pelaku UMKM yang ingin mengurus legalitas halal produknya.
Salah satunya Muhyi (36), pelaku usaha asal Kecamatan Tambelangan. Ia datang membawa sampel produknya berupa bebek pedas untuk didaftarkan ke posko layanan pada Selasa (24/02/2026) sore.
Muhyi diterima langsung oleh Pendamping Halal Kemenag Sampang, Usman, yang melakukan verifikasi awal dan pendampingan proses pengajuan sertifikasi.
Usman mengatakan, kehadiran posko di tengah bazar takjil memang bertujuan mempermudah para pelaku usaha agar tidak ragu lagi mengurus sertifikat halal.
“Kami ingin memastikan pelaku usaha mendapatkan pendampingan secara langsung dan gratis. Prosesnya tidak rumit selama persyaratan administrasi terpenuhi. Kami bantu dari awal hingga pengajuan selesai,” ujar Usman.
Ia menambahkan, antusiasme pelaku UMKM cukup tinggi karena layanan ini lebih dekat dan praktis.
Sementara itu, Muhyi mengaku lega setelah mengetahui proses pengurusan sertifikat halal tidak serumit yang dibayangkan.
“Terima kasih, ternyata mengurus sertifikasi halal itu mudah, karena selama ini saya kebingungan dan tidak tahu harus mulai dari mana,” ucap Muhyi.
Ketua Komisi Ekonomi MUI Sampang, Faisol Ramdhoni, menyebut respons pelaku usaha menjadi indikator meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya sertifikasi halal.
“Alhamdulillah sejak hari pertama sampai sekarang, tercatat sudah puluhan pelaku usaha yang datang ke posko untuk dibuatkan sertifikasi halal,” kata Faisol.
Menurutnya, keberadaan posko di area bazar menjadi langkah strategis untuk mempercepat capaian sertifikasi halal di kalangan UMKM, sekaligus mendukung target kebijakan wajib halal nasional pada 2026.

Tinggalkan Balasan