MUI SAMPANG, — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang, KH Itqan Bushiri, menyampaikan tausiyah resmi dari MUI Pusat terkait eskalasi serangan Israel–Amerika Serikat terhadap Iran, dalam momentum bulan suci Ramadhan 1447 H.

Tausiyah tersebut tertuang dalam dokumen bernomor Kep-28/DP-MUI/III/2026 tentang “Eskalasi Serangan Israel–Amerika terhadap Iran” yang diterbitkan di Jakarta pada 11 Ramadhan 1447 H/1 Maret 2026.

Dalam keterangannya, Kiai Itqan menyampaikan bahwa MUI Pusat mengajak umat Islam untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di bulan Ramadhan sebagaimana perintah Allah dalam QS Ali Imran ayat 103.

“MUI mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan semestinya menjadi momentum menjaga perdamaian dan persatuan umat,” ujarnya, Sabtu (01/03/2026).

Dalam tausiyah tersebut, MUI Pusat menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan Israel–Amerika pada 28 Februari 2026. MUI juga mengutuk serangan tersebut karena dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan amanat Pembukaan UUD 1945.

Selain itu, MUI menilai serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran berpotensi memicu konflik regional yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. Oleh karena itu, MUI mendesak agar serangan dihentikan guna menghindari eskalasi yang lebih besar.

Dalam poin lainnya, MUI juga mendorong negara-negara dunia untuk berperan aktif sebagai juru damai dalam konflik yang berkembang, serta menyerukan kepada PBB dan OKI untuk mengambil langkah maksimal dalam menghentikan perang dan menghormati hukum internasional.

Kepada umat Islam, MUI mengajak untuk memperbanyak doa dan melaksanakan Qunut Nazilah sebagai bentuk solidaritas spiritual bagi kaum Muslimin yang terdampak konflik.

Kiai Itqan berharap tausiyah tersebut dapat menjadi pedoman sikap umat Islam dalam merespon dinamika geopolitik internasional dengan tetap mengedepankan persatuan, doa, dan komitmen terhadap perdamaian dunia.