MUI SAMPANG, — Pelaksanaan Bazar Takjil UMKM Halal Ramadhan 2026 di Alun-alun Trunojoyo Sampang menuai banyak pujian dari berbagai kalangan. Kegiatan yang melibatkan puluhan pelaku usaha lokal itu dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya sertifikasi halal.

Apresiasi tersebut salah satunya disampaikan Ketua Paguyuban IKM Rampak Naong Sampang, Badrus Sholeh, saat Talk Show “Sampang Menyapa” di RRI Sampang pada Rabu (25/02/2006) kemarin.

Menurut Badrus, bazar takjil halal bukan sekadar agenda rutin Ramadhan, melainkan langkah strategis dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat dan berdaya saing.

“Kegiatan ini keren banget karena bukan hanya tempat berjualan, tetapi juga memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM agar produknya memiliki legalitas yang jelas. Ini langkah maju untuk UMKM Sampang,” ucap Badrus.

Talk show tersebut juga menghadirkan Pengawas Halal Kemenag Sampang Alya Rosida serta Ketua Komisi Ekonomi MUI Sampang yang sekaligus Ketua Panitia Bazar, Faisol Ramdhoni.

Dalam kesempatan itu, Faisol menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

“Kolaborasi adalah kunci. Ke depan kami berjanji akan memperluas kolaborasi, salah satunya dengan membentuk Forum Pendamping Halal lintas sektoral dalam rangka percepatan wajib halal 2026,” kata Faisol.

Menurutnya, dengan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, Kemenag, MUI, serta komunitas pelaku usaha, target percepatan sertifikasi halal dapat tercapai secara optimal.

Bazar Takjil UMKM Halal Ramadhan 2026 sendiri menjadi salah satu agenda unggulan selama bulan suci di Sampang, tidak hanya mendorong peningkatan omzet pelaku usaha, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi halal di daerah.